Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Panitia 110 Tahun IMT Akan Benahi Museum, Taman Wisata Rohani, dan Makam AA van de Loosdrecht

Panitia 110 Tahun IMT Akan Benahi Museum, Taman Wisata Rohani, dan Makam AA van de Loosdrecht

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Panitia Perayaan 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) akan melakukan renovasi dan pembenahan terhadap museum dan taman wisata rohani Antonie Aris van de Loosdrecht (A.A van de Loosdrecht) yang terletak di Rante Dengen, Bori, Toraja Utara.

Selain museum dan taman, makam misionaris Antonie Aris van de Loosdrecht yang terletak di Karassik, Rantepao, Toraja Utara, juga akan direnovasi. Komplek makam Antonie Aris van de Loosdrecht tidak berdiri sendiri, tapi ditempati juga oleh beberapa misionaris yang mati martir dalam penginjilan.

Untuk diketahui, rumah panggung, yang saat ini sudah dijadikan museum di Rante Dengen, Bori’, merupakan kediaman misionasis Antonie Aris van de Loosdrecht dan keluarganya saat melakukan misi penginjilan di Toraja 110 tahun silam.

Ketua Umum Panitia 110 Tahun Injil Masuk Toraja, Djekson Mari mengatakan takjub saat pertama kali datang ke museum tersebut.

“Ini pertama kalinya saya datang ke sini. Luar biasa sejarah yang pernah terjadi di tempat ini sehingga banyak hal yang perlu kita benahi bersama,”ungkapnya.

Djekson juga menekankan pentingnya kerjasama dalam mewujudkan program pelayanan.

Makam Antonie Aris van de Loosdrecht dan beberapa misionaris lainnya di Karassik, Rantepao, Toraja Utara. (Foto: dok. ist).

“Kita perlu membuat tempat ini sebagai tempat belajar. Kalau ada yang datang, semua informasi tentang sejarah dan kisah hidup Antonie ini, bisa diakses tapi harus dikerjakan secara bersama-sama,” tambah Djekson.

Beberapa item pembenahan, seperti taman bunga sudah terlaksana, hanya perlu ditata lagi.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui mengatakan peran gereja lokasi makam pun nantinya akan dipagar keliling agar terpelihara dengan baik.

“Disana tempat padat penduduk, jadi kita harus pagar keliling. Harapannya warga sekitar pun dapat ikut menjaga kebersihan sekitar area makam,” katanya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain SMPN 1, Puluhan Siswa SMPN 2 Makale Juga Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan MBG

    Selain SMPN 1, Puluhan Siswa SMPN 2 Makale Juga Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Puluhan siswa SMPN Satap 2 Makale, yang terletak di To’bone, dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala keracunan, seperti mual, sakit kepala sakit perut, dan muntah, Kamis, 3 September 2026. Puluhan siswa ini diduga mengalami karacunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG) sehari sebelumnya. Sebelumnya, ratusan siswa SMP Negeri 1 Makale, juga […]

  • Polisi Bekuk Pengedar Narkoba, Barangnya Disimpan dalam Masker

    Polisi Bekuk Pengedar Narkoba, Barangnya Disimpan dalam Masker

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Modusnya terbilang baru; menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dalam masker kain yang dipakainya. Dia tidak menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum, tapi menumpang truk yang memuat batu merah. Meski sudah berupaya mengakali petugas dengan modus itu, namun pemuda asal Mamasa dan berdomisili di Sidrap ini tetap ketahuan membawa barang haram tersebut. Polisi pun […]

  • Pantau Kantor Bupati Mobile di Baruppu’, Wabup Toraja Utara Disambut Hangat Warga

    Pantau Kantor Bupati Mobile di Baruppu’, Wabup Toraja Utara Disambut Hangat Warga

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BARUPPU’ — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong kembali hadir di tengah masyarakat pada Program Kantor Bupati Mobile di Kecamatan Baruppu’, Sabtu, 8 Mei 2021. Kehadiran Bro Dedy, begitu Frederik Victor Palimbong biasa disapa, disambut hangat warga setempat. Banyak warga yang mendekat dan berdiskusi sekaligus “curhat” ke orang nomor dua di Toraja Utara […]

  • Bakal Calon Bupati Luwu Bertemu Budayawan Toraja, Bahas Kolaborasi Budaya dan Pilkada

    Bakal Calon Bupati Luwu Bertemu Budayawan Toraja, Bahas Kolaborasi Budaya dan Pilkada

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU — H. Harbi Syam, SH, pria kelahiran Bajo, 23 September 1962 adalah salah satu figur yang mulai mempersiapkan diri menatap Pilkada Luwu 2024. Harbi Syam adalah pengusaha sekaligus politisi yang selama ini berkarir di Papua Barat. Dia tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Papua Barat dua periode. Ia terpilih melalui Partai Gerindra pada periode […]

  • Dua Nakes Asal Toraja yang Jadi Korban KKB di Pegunungan Bintang Sudah Dievakuasi ke Jayapura

    Dua Nakes Asal Toraja yang Jadi Korban KKB di Pegunungan Bintang Sudah Dievakuasi ke Jayapura

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Dua tenaga kesehatan (Nakes) asal Toraja yang menjadi korban kekejaman teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin, 13 September 2021, berhasil dievakuasi ke Jayapura, Jumat, 17 September 2021. Mereka dievakuasi oleh aparat keamanan bersama sembilan tenaga kesehatan lainnya dan tiba Makodam XVII/Cenderawasih sekitar pukul 11.00 WIT, […]

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

expand_less