Legislator Randan Sampetoding Minta BGN Evaluasi SPPG Pantan Makale Buntut Buah Busuk dalam Menu MBG
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Tana Toraja Randan Sampetoding Desak Pemda berkoordinasi dengan BGN untuk mengevaluasi SPPG Pantan Makale. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Golkar Randan P. Sampetoding angkat bicara terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan viral karena menyajikan buah salak busuk dalam menu MBG.
Kepada Wartawan, Kamis 19 Februari 2026 saat ditemui di Kantor DPRD Tana Toraja, Randan mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan makanan busuk tidak bisa ditoleransi .
Randan mendesak Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Tana Toraja untuk berkomunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar melakukan evaluasi terhadap SPPG tersebut .
Randan Sampetoding mengatakan jika kualitas makanan bisa busuk, maka Ini mengindikasikan bahwa Pengelola hanya mencari untung dengan membeli barang yang murah di pasaran yang kualitasnya tidak bisa dijamin.
“Pengelola yang tidak mengutamakan kualitas berarti itu sudah terindikasi korupsi” terang Randan Sampetoding.
Randan mengatakan jika kualitas makanan yang disajikan oleh SPPG tidak berkualitas maka pengelola harus dievaluasi kalau perlu diganti.
Randan juga mengatakan tidak setuju jika makanan tidak berkualitas dianggap sudah sesuai standar.
Randan juga mengkritisi pemilihan menu dalam MBG yang tidak memprioritaskan produk atau sumber daya alam lokal terkecuali jika kebutuhan lokal tidak tersedia.
Diberitakan sebelumnya, salah satu SPPG di Tana Toraja yakni SPPG Pantan Makale viral karena menyajikan buah salak busuk dalam menu MBG.
Meski begitu, belakang mengelola SPPG menyampaikan klarifikasi jika penyajian menu MBG di SPPG Pantan sudah sesuai standar. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar