Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 di UKI Toraja, Dorong Agar Semakin Banyak Putra Putri Toraja yang Mendaftar
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Universitas Kristen Indonesia Toraja ( UKI Toraja) menggelar Seminar Sosialisasi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 di Aula Kampus I UKI Toraja Kamis 12 Februari 2026.
Dorongan akselerasi pendidikan di Toraja harus terus dilakukan, salah satunya dengan kunjungan langsung menjemput bola membawa kabar sukacita terkait Beasiswa LPDP.
Hadir langsung dalam seminar, Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto didampingi oleh Kepala Subdivisi Hukum Tantyo Prabowo.
Keduanya membawakan materi terkait peluang mendaftar Beasiswa LPDP jenjang S2 dan S3 baik di dalam maupun luar negeri.
Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M,Si., Ak., CA, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran tim LPDP di Toraja.
Prof Oktavianus Pasoloran menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memotivasi lulusan dan profesional lokal agar berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi masyarakat Toraja untuk melanjutkan studi. Peningkatan jumlah pendaftar dari wilayah ini akan berdampak langsung pada kualitas SDM dan pembangunan daerah di masa depan,” ujar Pror Oktavianus Pasoloran.
Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar dari wilayah Toraja saat ini masih relatif sedikit dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
“Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi krusial untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai berbagai skema beasiswa yang tersedia” tutur Ayom Widipaminto
Sementara itu, Kepala Subdivisi Hukum LPDP Tantyo Prabowo menjelaskan terkait skema baru Beasiswa LPDP 2026 yang memiliki program Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics).
Terdapat pula jenis Beasiswa Co-Funding dan Universitas Unggulan yang masih punya peluang lebih besar untuk meraih pendanaan studi Beasiswa LPDP.
Perubahan skema Beasiswa LPDP 2026 juga menegaskan bahwa bidang prioritas tetap berfokus pada rumpun STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) sebagai pendorong daya saing bangsa, namun tetap memberikan ruang luas bagi bidang SHERA (Sosial, Humaniora, Agama, dan Seni) guna memastikan pembangunan yang inklusif dan berimbang.
Direktur Fasilitasi Riset Ayom Widipaminto juga menyampaikan bahwa LPDP kini menghadirkan skema integrasi pendanaan riset dengan beasiswa, yang memungkinkan asisten riset pada proyek-proyek unggulan memperoleh dukungan studi secara simultan dengan kegiatan penelitian.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga didorong untuk memanfaatkan peluang pada skema 17 Perguruan Tinggi Top Dunia serta skema co-funding yang hingga kini masih memiliki kuota cukup besar, sehingga menjadi kesempatan strategis bagi calon pendaftar untuk meraih pendanaan studi.
Kegiatan ini dihadiri oleh 200 lebih peserta secara luring, yang terdiri dari akademisi, alumni, perwakilan dinas setempat, tenaga pendidik, perwakilan perguruan tinggi lain, hingga profesi dokter.
Organisasi resmi alumni LPDP Mata Garuda turut hadir memberikan materi praktis mengenai tips dan trik sukses mendaftar, mulai dari penulisan esai hingga teknik wawancara.
Mata Garuda juga menyatakan kesiapan untuk memberikan coaching berkelanjutan bagi calon pendaftar.
Peningkatan signifikan pada jumlah pendaftar dan lulusan beasiswa LPDP asal Tana Toraja tentunya akan berdampak langsung pada pengembangan potensi lokal, seperti pariwisata dan hilirisasi produk pertanian unggulan daerah.
Kegiatan Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2026 ini juga disiarkan langsung secara lengkap di kanal YouTube UKI Toraja Official. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar