Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Permintaan Cabai Katokkon dari Luar Toraja Meningkat, Petani di Saluputti Minta Dukungan Bibit dan Pupuk

Permintaan Cabai Katokkon dari Luar Toraja Meningkat, Petani di Saluputti Minta Dukungan Bibit dan Pupuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, ULUSALU — Cabai atau Lombok Katokkon yang merupakan tanaman khas daerah Toraja kini makin diminati; bukan saja dari kalangan masyarakat Toraja di perantauan, tapi sudah disukai oleh masyarakat umum. Permintaan pasar pun meningkat.

Menurut pengakuan seorang petani dari Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, permintaan masyarakat di luar Toraja terhadap lada Katokkon makin tinggi akhir-akhir ini. Ada tiga tujuan utama pengiriman produk, yakni Makassar, Kalimantan, dan Papua.

“Kalau permintaan dari luar memang cukup tinggi, belum lagi untuk kebutuhan lokal Toraja,” tutur Mery, salah satu anggota kelompok tani di Ulusalu.

Menurut dia, meski ada beberapa daerah lain, namun untuk pengiriman ke luar Toraja, didominasi dari Kalimantan, Papua, dan Makassar.

Karena tingginya permintaan pasar, Mery meminta pemerintah Kabupaten Tana Toraja membantu petani dalam bentuk penyediaan bibit dan pupuk kandang. “Ya, kendala kami di situ, Pak. Bibit dan pupuk kandang. Karena kalau kita mau lakukan perluasan area tanam, perlu bibit berkualitas dan pupuk kandang,” tutur Mery.

Penyuluh Pendamping BPP Saluputti, Selfina Somalinggi, yang dikonfirmasi terkait keluhan kelompok tani ini, mengakui bahwa selain pendanaan, kebutuhan akan bibit dan pupuk kandang memang menjadi persoalan utama petani lada Katokkon di Saluputti.

Menurut Selfina, kemauan masyarakat untuk bertani cabai Katokkon mulai meningkat beberapa waktu terakhir ini, seiring permintaan pasar yang juga meningkat.

“Jumlah petani binaan kami bertambah terus. Mereka siap olah lahan dan siapkan pupuk tambahan, serta pemeliharaan lainnya, tapi mereka juga butuh support bibit dan pupuk kandang,” katanya.

Pengemasan produk Katokkon yang akan dikirim ke luar daerah memenuhi permintaan pembeli. (ist).

Minat petani akan produk cabai Katokkon ini, menurut Selfina, tidak muncul begitu saja. Kerja keras penyuluh pertanian sebagai tenaga pembimbing dan role model membuat keinginan petani meningkat.

Sekedar catatan, saat ini, BPP Saluputti memiliki kebun percontohan seluas kurang lebih 1 hektar. Tahun 2022 yang lalu, kebun percontohan ini mendapat bantuan bibit dan pupuk dari Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja. Kebun percontohan ini memberi dampak yang luas, baik dari sisi produktifitas maupun daya tarik untuk petani. Karena dampaknya yang positif, sehingga kebun percontohan seperti ini mesti diperluas di tahun ini dan tahun-tahun mendatang; paling tidak 5-10 hektar.

Kebun percontohan Lombok Katokkon BPP Saluputti. (ist).

“Karena potensi pasar yang sangat baik, sehingga kebun percontohan memang perlu diperluas,” kata Selfina.

Dia juga memberi saran, jika mungkin, pemerintah Kabupaten Tana Toraja membuat kebun khusus Katokkon yang dikelola pemerintah. Dari hasil penjualan Katokkon ini, selain sebagai bahan promosi produk pertanian unggulan, juga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Perluasan lahan produksi Katokkon di kebun petani. (ist)

Kalau pemerintah punya kebun sendiri, semua bisa dilakukan, mulai dari penelitian dan pengembangan bibit, produksi pupuk kandang, juga pengolahan produk menjadi barang jadi, semisal sambal atau produk lainnya. Penelitian tentang penyakit yang sering menyerang tanaman Katokkon juga bisa dilakukan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Diterjunkan ke Toraja Utara, 230 Mahasiswa KKN Tematik UKI Paulus Dapat Pembekalan

    Sebelum Diterjunkan ke Toraja Utara, 230 Mahasiswa KKN Tematik UKI Paulus Dapat Pembekalan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sebanyak 230 mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar akan melaksanakan KKN Tematik Angkatan VII di Kabupaten  Toraja Utara. Namun sebelum turun ke lapangan untuk melaksanakan KKN Tematik, 230 mahasiswa dari berbagai Program Studi yang ada di UKIP Makassar ini mendapat pembekalan selama dua hari, 22-23 Juli 2022. Menurut Ketua Panitia, Prof […]

  • Obituari Pastor Felix Layadi, Lic, Pr; Sosok Imam Intelektual, Visioner, dan Akademisi Itu Telah Berpulang

    Obituari Pastor Felix Layadi, Lic, Pr; Sosok Imam Intelektual, Visioner, dan Akademisi Itu Telah Berpulang

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ketika itu, di tahun 1990, saya diminta ikut membantu Komisi Kepemudaan dalam kegiatan LDK = Latihan Dasar Kepemimpinan bagi aktifis mudika gereja yang dilaksanakan di Seminari St. Petrus Claver – Makassar. Saat itu, sosok imam yang kemudian saya kenal akrab bernama Pastor Felix Layadi, sebagai Ketua Komisi Kepemudaan.  Tampilannya keren. Rambut gondrong. Celana model anak […]

  • Pelantikan 147 Pejabat Eselon 3 dan 4 di Lingkup Pemkab Toraja Utara Dibatalkan

    Pelantikan 147 Pejabat Eselon 3 dan 4 di Lingkup Pemkab Toraja Utara Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, membatalkan pelantikan 147 pejabat eselon 3 dan 4, yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Maret 2024. Surat Keputusan Pembatalan tersebut dikeluarkan pada Kamis, 28 Maret 2024. Surat Keputusan Pembatalan itu bernomor 800.1.3.3.24 tentang Pembatalan Keputusan Bupati Toraja Utara. Ada 7 Surat Keputusan Bupati Toraja Utara, masing-masing: SK Nomor: 821.22.008 […]

  • Sehari Jelang Kunjungan Gibran ke Toraja, JRM Resmikan Posko dan  Barisan Relawan

    Sehari Jelang Kunjungan Gibran ke Toraja, JRM Resmikan Posko dan Barisan Relawan

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Politisi Partai Golkar, John Rende Mangontan (JRM) meresmikan posko relawan Prabowo-Gibran yang beralamat di Pantan Kelurahan Pantan Kecamatan Makale, Sabtu, 25 November 2023. Selain meresmikan posko berlantai 3 yang berada di Pusat Kota Makale, John Rende Mangontan juga meresmikan barisan relawan Prabowo Gibran yang diberi nama Relawan JRM for Prabowo-Gibran. Peresmian ini […]

  • Covid-19 di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan, Total Sudah 111 Kasus, 7 Meninggal

    Covid-19 di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan, Total Sudah 111 Kasus, 7 Meninggal

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyebaran virus Corona di Kabupaten Toraja Utara kian mengkhawatirkan. Terhadi ledakan kasus positif dalam dua pekan terakhir. Kini total kasus menjadi 111 kasus dengan tujuh orang diantaranya meninggal dunia. Pada Kamis, 17 Desember 2020 malam, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara kembali mengumumkan penambahan empat warga terkonfirmasi positif Covid-19 […]

  • Buku Biografi Frans Karangan, Salah Satu Pejuang Toraja, Diluncurkan

    Buku Biografi Frans Karangan, Salah Satu Pejuang Toraja, Diluncurkan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Nama Brigadir Jenderal (Brigjen) Mesach Frans Karangan, lebih dikenal dengan Frans Karangan, begitu melegenda di kalangan masyarakat Toraja. Dia adalah Jenderal TNI pertama asal Toraja. Tutup usia pada tahun 1994, jenazah Frans Karangan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Buntu Lepong Rantepao. Namanya diabadikan pada sebuah Jalan di Kota Rantepao. Frans Karangan […]

expand_less