Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » RSUD Pongtiku Bakal Dipindahkan ke Bekas Hotel Marante di Tondon

RSUD Pongtiku Bakal Dipindahkan ke Bekas Hotel Marante di Tondon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berencana memindahkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pongtiku, yang selama ini berada di Buntu Mepaken, Kecamatan Tallunglipu ke bekas Hotel Marante, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon.

Sejak tahun lalu, eks Hotel Marante yang sudah dibeli Pemkab Toraja Utara digunakan sebagai kantor gabungan dinas-dinas. Di saat-saat akhir masa pemerintahannya, mantan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan menggunakan bekas hotel bintang lima ini untuk berkantor.

Rencana pemindahan lokasi RSUD Pongtiku ini diungkapkan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat memimpin rapat gabungan, yang dihadiri Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Sekretaris Daerah, Rede Roni Bare, dan para Kepala OPD, di aula perkantoran Marante, Rabu, 23 juni 2021.

Alasan pemindahan, jelas Bassang, lokasi eks Hotel Marante lebih strategis, berada di jalan poros, dan mudah dijangkau masyarakat. Sedangkan lokasi RS yang lama berada jauh dari permukiman dan susah dijangkau masyarakat.

Terkait rencana pemindahan ini, Bassang memerintahkan Direktur RSUD Pongtiku, dr Remen Taula’bi untuk segera mempersiapkan segala sesuatu, baik administrasi maupun relokasi peralatan rumah sakit.

Dan di sisi lain, pemerintah kabupaten juga akan mempelajari dulu aturan hukum maupun perundang-undangan, terkait prosedur pemindahan rumah sakit.

Jika rencana pemindahan RSUD ini dimungkinkan secara hukum maupun administrasi, aktivitas perkantoran yang ada di Marante saat ini akan dipindahkan ke Buntu Mepaken, bekas RSUD Pongtiku. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam 2 Hari, 2 Masjid di Kecamatan Mengkendek Dibobol Maling

    Dalam 2 Hari, 2 Masjid di Kecamatan Mengkendek Dibobol Maling

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    2 Masjid di Kecamatan Mengkendek jadi Sasaran Aksi Pencurian, mixer hilang dan Kotak Amal bobol. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — setelah kurang lebih satu bulan meredah, aksi pencurian di rumah ibadah kembali terjadi, Rabu 06 Agustus 2025. Sebelumnya aksi pencurian di rumah ibadah menyasar Gereja, namun dalam dua hari ini, dilaporkan terjadi dua pencurian di […]

  • Tahun Ini, Gereja Katolik Rayakan 85 Tahun Baptis Pertama di Toraja, Puncaknya Bulan September

    Tahun Ini, Gereja Katolik Rayakan 85 Tahun Baptis Pertama di Toraja, Puncaknya Bulan September

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gereja Katolik merayakan yubileum 85 tahun baptis Katolik Pertama di Toraja, tahun ini. Sejumlah kegiatan sudah diagendakan panitia dan puncaknya akan diperingati di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, pertengahan September 2023. Untuk diketahui, baptisan Katolik pertama di Toraja dilakukan oleh Pastor Charles Dekkers, CICM terhadap empat orang anak di Tampo, Makale pada […]

  • Mahasiswa UKI Toraja yang KKN di Kelurahan Tampo Mengkendek Hadirkan Peran AI ChatGPT dalam Pertanian Organik

    Mahasiswa UKI Toraja yang KKN di Kelurahan Tampo Mengkendek Hadirkan Peran AI ChatGPT dalam Pertanian Organik

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —- Sejumlah mahasiswa mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Tampo Mengkendek, menggelar sosialisasi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pertanian organik kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Tampo Mengkendek, Jumat, 28 Juli 2023 dan diikuti oleh puluhan masyarakat setempat. Dalam acara […]

  • Lepas-Sambut Kapolres Tana Toraja Ditandai Tradisi Pedang Pora

    Lepas-Sambut Kapolres Tana Toraja Ditandai Tradisi Pedang Pora

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polres Tana Toraja menggelar penyambutan Kapolres Tana Toraja yang baru, AKBP Budi Hermawan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tana Toraja Ny. Juni Budi. Pada saat yang sama juga dilaksanakan upacara pelepasan Kapolres Tana Toraja yang lama, AKBP Malpa Malacoppo didampingi Ny. Lusy Malpa. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Tana Toraja, Jumat, 11 April […]

  • Bulan Ini, Pemerintah Lakukan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

    Bulan Ini, Pemerintah Lakukan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Selama bulan Juni, pemerintah pusat melaksanakan  Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2024. Kegiatan Pengukuran dan Intervensi Serentak ini dilakukan secara nasional di 38 Provinsi, sehingga didapatkan data yang akurat by name by address yang nantinya dapat diberikan intervensi   program yang semakin terarah tepat sasaran. Pengukuran dan Intervensi serentak sebagai gerakan […]

  • Sudah 2 Bulan Kasus Penganiayaan Perempuan Dibawah Umur di Makale Belum Disidang, Keluarga Minta Kepastian Hukum

    Sudah 2 Bulan Kasus Penganiayaan Perempuan Dibawah Umur di Makale Belum Disidang, Keluarga Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sudah tiga bulan berlalu, namun pelaku penganiayaan terhadap perempuan dibawah umur di Makale, Tana Toraja, belum juga disidang, apalagi divonis. Hal ini membuat pihak keluarga korban mengaku kecewa dengan kinerja aparat penegak hukum di Tana Toraja. Mereka pun minta kepastian hukum, karena pasca kejadian, korban sempat trauma dan sering ketakutan sendiri. “Kalau […]

expand_less