oleh

Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Konsep Street Festival dikolaborasikan dengan atraksi budaya serta marching band merupakan hal baru yang ditampilkan dalam event “Magical Toraja” yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Rantepao, Kamis, 25 Agustus 2022.

Itu sebabnya, banyak sekali warga yang berjubel di sepanjang jalan yang dilalui para peserta. Mulai dari Lapangan Bakti hingga ke Malangngo’, jalur dua, sampai di depan Kantor DPRD dan Polres, lalu kembali lagi ke Lapangan Bakti.

Banyak pengemudi yang menggerutu karena lalu lintas yang macet di beberapa ruas jalan. Namun lebih banyak warga yang bergembira dan riang menyaksikan parade para peserta sepanjang jalan.

Selain keragaman atraksi yang ditampilkan, event ini pun memakan waktu yang cukup lama, dari pagi hingga menjelang malam.

Karena spektakuler dan uniknya, sehingga banyak warga yang meminta agar event yang baru pertama kali digelar oleh PMTI ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Jadi kalender tahunan wisata.

“Supaya orang di luar maupun wisatawan tahu bahwa kalau di akhir Agustus tiap tahun itu ada street festival di Toraja. Tidak soal, mau di Rantepao atau Makale pelaksanaannya, yang penting jadwalnya tetap,” tutur Dewi, salah satu warga Rantepao.

Baca Juga  Januari – 18 Juni, 108 Kasus, 2 Orang Meninggal karena Demam Berdarah di Toraja Utara

“Memang unik ini tawwa, sehingga banyak orang yang penasaran. Apalagi itu peragaan busananya itu lho,” sambung Randi, teman Dewi.

Pesan yang sama juga disampaikan Mama Irlan, warga Palopo, yang sengaja datang untuk menonton acara ini. “Pagi-pagi tadi start dari bawah (Palopo). Lihat infonya di medsos. Saya piker, pasti asyik dan keren ini. Makanya datang,” ujar Mama Irlan yang ditemui di Kandian Dulang, pusat Kota Rantepao.

Antusiasme warga terhadap perhelatan event Magical Toraja ini memang luar biasa. Pantauan kareba-toraja.com, sepanjang jalan, banyak warga dan penonton yang mengabadikan peragaan busana melalui kamera ponsel. Tak sedikit pula yang berfoto bersama para model yang memperagakan busana. Sebagian ada yang memotret anak-anaknya atau temannya dengan model.

“Senang. Pastilah. Jarang ada kegiatan seperti ini. Anak-anak ingin berfoto dengan yang pakai tanduk-tanduk besar itu. Jadi saya juga ikutan foto, hahahaha…,” seru Anjelin, penonton.

Tidak hanya warga, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang juga mengharapkan hal yang sama. Sebagai tuan rumah, Yohanis Bassang menyambut baik kegiatan ini dan menyebut event ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat Toraja Utara.

Baca Juga  Mantan Ketua Umum GMKI, Ayub Pongrekun Nahkodai Pemuda Toraja Indonesia

“Terima kasih PMTI. Terima kasih telah membawa rezeki untuk Toraja. Kami menyambut baik dengan senang hati, karena kegiatan luar biasa seperti ini dapat menggerakan ekonomi di sini,” kata Yohanis Bassang.

Bassang juga menegaskan pemerintah daerah dibawah kepemimpinannya siap menjadi tuan rumah dan membantu event-event yang dilaksanakan di Toraja Utara.

“Kami sangat siap menyambut, masyarakat Toraja Utara penuh dengan ramah tamah, silahkan berkunjung ke Toraja Utara,” kata Bassang.

Dihadiri Banyak Pejabat

Event promosi wisata bertajuk “Magical Toraja” digagas oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Sulsel, serta Pemkab Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa.

Event yang berlangsung kurang lebih dua minggu ini resmi dibuka pada Kamis, 25 Agustus 2022 di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara. Event dibuka secara bersama oleh Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, bersama Kapolda Sulsel, perwakilan Menteri Pariwisata, perwakilan Gubernur Sulsel, Danrem 141 Todopuli, Bupati Toraja Utara, Wakil Bupati Tana Toraja, dan Wakil Bupati Mamasa.

Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran semua peserta dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam event Magical Toraja, yang digelar di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Baca Juga  Lagi, Warga Asal Toraja Ditembak KKB di Puncak, Papua

“Kegiatan yang pertama kali kita lakukan atas inisiasi dari diaspora Toraja yang ada di perantauan. Tujuan kita ingin membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif bersama-sama dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” tutur Yulius.

Pembukaan event Magical Toraja di Lapangan Bakti Rantepao.

Event spektakuler Magical Toraja ini memang seperti mengandung daya magis bagi begitu banyak pejabat untuk menghadirinya.

Terlihat Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Ketua Bhayangkari Sulsel, Shinta Nana Sudjana, Komandan Resort Militer (Danrem) 141 Toddopuli, Brigjen Djashar Djamil, Kepala Dinas Kominfo Sulsel, Amson Padolo dan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Bronwyn Robbins.

Turut hadir Walikota Makassar, Ramadhan Pomanto, Bupati Luwu H. Basmin Mattayang, Wabup Mamasa Marthinus Tiranda, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo beserta beberapa anggota DPRD Kota Makassar, beberapa anggota DPRD Sulsel, juga Forkopimda Tana Toraja dan Toraja Utara.

Tak ketinggalan para Pengurus Pusat PMTI, Pengurus Provinsi, serta Pengurus Kabupaten/Kota. (*)

Penulis: Desianti/Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar