oleh

Debat Publik Bupati-Wakil Bupati Toraja Utara Disiarkan Langsung Kompas TV

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara akan menggelar Debat Publik antara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang menjadi peserta Pilkada tahun 2020 di Studio Kompas TV, Makassar.

Debat Publik yang akan disiarkan secara langsung (live) di televisi nasional Kompas TV ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 November 2020, mulai pukul 15.00 Wita atau jam 3 sore.

Selain di televisi nasional, masyarakat juga bisa menyaksikan acara debat ini melalui live streaming media sosial KPU Kabupaten Toraja Utara, baik di Youtube maupun Facebook.

Tema yang diangkat dalam Debat Kandidat ini adalah Memajukan Kabupaten Toraja Utara Melalui Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Kepada Masyarakat.

Baca Juga  JRM: Pasangan OmBas-Dedy Pilihan Tepat untuk Kemajuan Toraja Utara

Komisioner KPU Kabupaten Toraja Utara, Roy Pole Pasalli dan Jan Pakan, dalam keterangan pers kepada kareba-toraja.com, Senin, 16 November 2020, mengatakan debat kali ini merupakan yang pertama kali disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional. Pada Pilkada sebelumnya, debat publik disiarkan televisi regional dan lokal.

Menurut Roy, tujuan pelaksanaan debat di stasiun televisi nasional, adalah agar seluruh masyarakat Toraja Utara, baik yang ada di Toraja maupun di luar, bisa menyaksikannya.

“Selain itu, kita ingin agar hak akses pemilih terhadap program dan visi misi pasangan calon, terpenuhi. Kalau kita hanya mengandalkan televisi lokal dan live streaming media sosial, tidak semua masyarakat Toraja Utara bisa mengaksesnya. Tapi kalau televisi nasional, hampir semua kampung di Toraja Utara saat ini memiliki parabola,” kata Roy.

Baca Juga  Warga Toraja Utara yang Ditahan/Diperjara di Rutan Makale Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Roy mengatakan, dalam pelaksanaan debat ini, pasangan calon dan Tim Pemenangan diharapkan tidak mengerahkan massa ke lokasi debat. Hal ini merupakan wujud dari penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Kemudian, jumlah orang yang masuk ke studio juga dibatasi. Yang ada di studio hanya pasangan calon, beserta masing-masing 2 orang Tim Pemenangan, 2 orang dari Bawaslu, 5 orang panelis, moderator, dan 5 komisioner KPU,” jelas Roy.

Komisioner KPU Kabupaten Toraja Utara lainnya, Jan Pakan, menambahkan bahwa debat publik ini merupakan salah satu metode kampanye bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara. Dalam debat, lanjut Jan, kandidat bisa memaparkan visi misi dan programnya sehingga diketahui masyarakat.

Baca Juga  Pemungutan Suara Pilkada Toraja Utara dan Tana Toraja Berjalan Aman

“Kemudian, hasil debat ini bisa disimpan dan diingat oleh masyarakat, sehingga bisa ditagih kepada kandidat ketika terpilih,” kata Jan Pakan.

Dengan debat publik ini pula diharapkan bagi masyarakat yang masih belum memiliki pilihan (swing voters), bisa menentukan pilihannya. “KPU juga berharap, dengan debat publik ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih,” harap Jan Pakan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya